Kontributor : Didik Winarto

Jurnalterate.com – Setia Hati Winongo resmi tidak menggelar acara suran agung tahun ini. Melalui pers reallis yang di lakukan oleh ketua umum pusat Setia Hati Winongo R. Agus Wijono Santosa di Polres Madiun (30/6/22) di Dampingi Stake Holder Kepolisian menjelaskan bahwa Suran Agung tidak di gelar demi menciptakan suasana teduh di Kabupaten Madiun.
Keterangan yang di maklumatkan dari Kota Madiun berlaku untuk sekitarnya sebagai pesan dan ketegasan bahwa kepemimpinan pusat organisasi berada di Madiun, agar kiranya semua anggota tetap patuh, tawadlu’ pada kepengurusan dan menanamkan kesadaran bahwa aliran setia hati lahir dari rahim Madiun.
Baca juga : 
• Kisruh Terjadi Di Arena Pencak Silat Porprov 2022 Karena Di Duga Wasit Juri Tidak Objektif Saat Mempimpin Pertandingan.
• Polisi Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Kamar Hotel di Surabaya.
Ketua Umum R. Agus Wijono Sentosa juga mengatakan bahwa amanah Ki Ageng Suro Dwiriyo sebelum wafat berpesan bahwa sesama saudara Setia Hati tidak boleh berantakan justru harusnya sebagai penyelamat umat.
“Untuk mengamalkan amanah yang telah di pesankan oleh pencipta aliran Setia Hati, saat ini kita harus memikirkan bagaimana cara untuk  membuat Madiun tetap kondusif” Terangnya.
SH Winongo yang memiliki tempat aktifitas organisasi Madiun sebagai Pusatnya harus mampu mendharmakan ajaran Setia Hati seperti yang di inginkan pencipta aliran setia hati.
“Setia Hati adalah penyelamat umat, untuk itu kita ciptakan suasana yang tertib dan kondusif terkhusus di wilayah madiun sehingga masyarakat yang melihatnya ayem dan tentrem” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *