Kontributor : Didik Winarto

Jurnalterate.com – Pekan Olahraga Remaja Provinsi atau lebih mudah penyebutanya PORPROV Tahun 2022 di Kabupaten Lumajang ramai di perbincangkan para pesilat yang gemar dan mengikuti kabar tanding atlit pencak silat. Salah satunya adalah insiden protesnya Official dari kontingen Kabupaten Jember. Pada (29/6/22) Kemarin, Official dari Kabupaten Jember memprotes keras kinerja wasit juri yang memimpin pertandingan antara IPSI Jember bertemu IPSI Surabaya.
Baca juga :
• Makna Isen Mulang (Pantang Mundur) Pembukaan SH Terate Sebagai Kesatria Dayak.
• Test Kelayakan Warga Di Lakukan Secara Digital, Cabang Trenggalek Pusat Madiun Ikuti Zaman Pertahankan Kualitas Berbudi Luhur.
“Sempat terjadi lempar kursi ke meja pemimpin pertandingan, karena mungkin saja bentuk kekecewaan official Jember yang merasa bahwa atlitnya tidak melanggar batas wilayah serangan” Jlentreh Pambudi saat di hubungi Team jurnalterate.com.
Keributan di duga karena wasit juri tidak objektif dalam memimpin pertandingan antara IPSI Jember bertemu IPSI Surabaya, merasa di rugikan Official dari kontingen Kabupaten Jember melakukan protes sesuai aturan, karena masih di anggap tidak objektif membuat official jember terdorong berbuat anarkis, sehingga mengakibatkan pertandingan terhenti.
“Dalam Slowmotion yang di putar melalui kamera ponsel, pukulan atlit jember memang tepat sasaran dan bukan sebuah pelanggaran” Tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *